Kamis, 27 Desember 2012

Mengganti Konstruksi atap kayu dengan baja ringan

Salah satu fenomena menarik dari kehadiran rangka atap baja ringan adalah trend mengganti konstruksi atap kayu dengan baja ringan. Hal ini tidak lepas dari keberhasilan produsen baja ringan untuk meyakinkan penggunaan rangka baja ringan yang lebih tahan rayap dan tahan karat. Baja ringan memang termasuk bahan yang anti rayap, sementara kayu kadang selain kena rayap juga bisa lapuk dan keropos oleh air.
Beberapa pengguna yang mengganti konstruksi kuda-kuda kayu dengan baja ringan menuturkan bahwa alasan mengganti dengan baja ringan beragam diantaranya adalah:
  1. Melendut, kuda-kuda kayu terlihat kurang kuat setelah beberapa tahun sehingga khawatir sewaktu-waktu ambruk. Pengguna tidak yakin dengan kayu yang dipasang pada saat pertama kali dibangun.
  2. Terkena rayap, beberapa bagian sudah terlihat sarang rayap di kuda-kuda kayu. Hal ini juga dikhawatirkan ambruk kalau tidak diantisipasi sejak dini.
  3.  Antisipasi. Sebagian lagi mengatakan hanya antisipasi karena daerahnya termasuk daerah yang banyak rayap dan cuacanya lembab takut membuat kayu menjadi keropos.
kayu-ke-baja-ringan
Ketiga alasan tersebut menjadi dasar untuk mengganti konstruksi kayu dengan baja ringan. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi penyedia baja ringan. Tantangan tersebut berawal dari perencanaan saat akan mengukur letak ring balok, sudut kemiringan, dll. Dari beberapa kesulitan di perencanaan, mengukur luas dengan mencari letak ring balok-lah yang paling rumit. Konstruksi kayu kadang menggunakan kayu sebagai ring balok sementara baja ringan harus menggunakan beton sebagai tumpuan.
Tantangan kedua adalah tahap pengerjaan, beberapa pengguna baja ringan menginginkan pengerjaan konstruksi tanpa harus pindah dari rumah yang sedang ditempati. Pengerjaan dengan berurutan mulai dari pembongkaran dan pemasangan dalam satu paket. Kekhawatiran mereka sangat wajar, misalnya takut tiba-tiba hujan dan properti di bawahnya terkena air.
Dengan pengerjaan yang ekstra hati-hati, setiap detail pengerjaan harus dikerjakan dengan baik agar tidak terjadi bongkar pasang pada konstruksi yang sudah dibuat. Berikut ini contoh pengerjaan konstruksi baja ringan saat mengganti konstruksi atap kayu.

Atap baja ringan bentang lebar

angka atap baja ringan untuk bangunan rumah tinggal Rasanya sudah biasa, tetapi untuk bangunan bentang lebar rasanya masih sedikit yang mengaplikasikannya, sampai ada kontraktor yang bilang bahwa atap baja ringan terbatas untuk bentang kecil saja, nah berbekal perhitungan yang dapat dipertanggungjawabkan bahwa selama masih bisa dianalisis bentang berapa pun baja ringan bisa dipasang. kasarnya selama analisis mengatakan OK, kenapa tidak dipasang. Pengalaman pemasangan juga menentukan OK atau tidak OK-nya rangka atap tersebut. Untuk aplikasi atap lain sebagai alternatif, sejauh ini rangka atap baja ringan masih OK, asal pengawasan serta quality controlnya dijaga.
Perkembangan rangka atap baja ringan di Indonesia dalam dunia konstruksi bangunan mengalami peningkatan yang signifikan, namun persaingan serta produktifitas yang tinggi itu kadang mengabaikan mutu dan kualitas baja ringan itu sendiri, maka tak heran bila kita mendengar sering terjadi kegagalan dalam pemasangan yang mengakibatkan sistem dalam struktur kuda-kuda menjadi lemah dan roboh.
Jika sebelumnya fokus kuda-kuda baja ringan hanya untuk pengganti kuda-kuda kayu pada proyek rumah tinggal, kantor dll. Perkembangan selanjutnya kuda-kuda baja ringan bisa menjadi alternatif pengganti kuda-kuda baja konvensional. Foto di bawah ini adalah contoh aplikasi kuda-kuda baja ringan untuk bentang yang besar pada proyek GOR dengan bentang 20m.
baja ringan bentang lebar
Perhatikan profil kuda-kudanya, setiap profil kuda-kuda memiliki kelebihan dan kekurangan. sejauh ini profil omega masih menjadi profil yang paling kaku karena aksesoris Diapragma Plate yang berfungsi sebagai pelat pengaku sehingga perlakuan terhadap puntir sempurna, letak momennya tetap berada ditengah-tengah. ini yang membedakan dengan profil lain. selain Diafragma Plate terdapat juga pelat kaki (foot plate) yang membuat dudukan kuda-kuda berdiri kokoh menyalurkan gaya yang bekerja di Kuda-Kuda ke Ring Balok dengan sempurna sehingga gaya yang ada menjadi nol di Ring Balok. Foto dibawah ini adalah proyek di Bandung dengan bentang bebas 10m.
Faktor lain yang paling menentukan selain perlakuan terhadap gaya-gaya yang bekerja dalam sistem struktur , terutama untuk rangka atap baja ringan bentang besar adalah ring balok. Pastikan bahwa ring balok yang akan dipasang kuda-kuda tersebut kuat.  Jangan sampai tercerabut oleh kuda-kuda. Umur ring balok harus benar-benar matang, jangan sekali-kali memasang kalau umurnya belum cukup.
Sebaik apapun rangka atap baja ringan yang dipasang, keputusan final baik buruknya ada ditangan orang-orang lapangan (Operasional dan Supervisi), segala hal teknis yang menyangkut kelayakan proyek rangka atap baja ringan berada ditangan mereka-meraka yang berpanas-panas ria, bergelayut di antara batang kuda-kuda dan reng serta di dinamika proyek yang menyangkut owner, kontraktor dan mandor sipil. Pastikan bahwa pemasangan rangka atap baja ringan tersebut sesuai dengan aspek teknis pemasangan baja ringan, kontrol kualitas yang dilakukan berkala akan menentukan kualitas pemasangan yang baik. profesionalisme, kejujuran, team work yang baik serta semangat yang positif adalah modal utama dalam membangun kepercayaan semua pihak.

Rangka atap baja ringan di ekspose

Salah satu hal yang menarik dari pekerjaan struktur rangka atap baja ringan adalah keluwesan dalam mengikuti desain yang diinginkan. Salah satu desain yang selalu menjadi masalah struktur diantaranya bentuk kuda-kuda dan struktur rangka atap baja ringan yang di ekspose. Biasanya muncul pertanyaan awalnya adalah apakah struktur rangka atap baja ringan bisa di ekspose? Kemudian pertanyaan keduanya, apakah struktur tersebut akan terlihat baik, enak dipandang, dan tidak mengganggu mata?
Pertanyaan umum tersebut adalah hal yang sangat wajar, ini terjadi karena baja ringan adalah teknologi struktur atap yang baru mengganti struktur kayu yang sudah lama digunakan sebagai penutup atap. Kayu dianggap tidak bermasalah ketika di ekspose karena terlihat estetis. Kayu termasuk bahan yang mudah dibentuk sehingga mudah untuk disesuaikan dengan desain atau keinginan costumer. Kayu juga berpengalaman karena sudah digunakan banyak orang untuk mendapatkan bentuk atap yang diekspose. Artinya ketika ada yang melakukan ekspose terhadap atap kayu, yang lain sudah melakukannya hingga menjadi tidak asing untuk dilihat.
Berbeda dengan baja ringan yang membutuhkan ketelitian dan perlakuan struktur yang berbeda dengan kayu. Baja ringan terlihat lebih kaku secara visual dibanding dengan kayu. Baja ringan seperti terbatas harus ditutupi oleh plafond untuk menyembunyikan bentuk yang kaku. Tetapi perkembangan sekarang beberapa costumer sudah berani menggunakan baja ringan yang di ekspose. Dengan pemasangan yang rapid an terkontrol dengan baik, harusnya atap ekspose yang terbuat dari struktur baja ringan bisa enak dipandang dan sesuai dengan keinginan costumer atau juga sesuai desain yang direncanakan.
Selain pemasangan yang rapi, penggunaan alumunium foil sangat membantu struktur baja ringan agar  terlihat lebih rapi. Alumunium foil yang digunakan bisa single side atau juga double side. Atap akan terlihat rapi dan struktur baja ringan yang terekspose akan menjadi rapi. Jangan dilupakan juga struktur, khawatir mengejar desain sementara kekuatan diabaikan. Jika ini yang terjadi maka alih-alih mengejar desain yang ada malah kegagalan struktur yang akan terjadi. Untuk itu, pastikan setiap pemasangan atap yang diekspose juga memperhatikan setiap detail-detail struktur, bracing harus terpasang dengan baik, ikatan stabilitas, ikatan angin, dan perlakuan-perlakuan struktur pada sisi yang membutuhkan kekuatan ekstra harus diperhatikan. Jika ini dilakukan maka selain desain yang enak dipandang mata, struktur yang kuat akan didapatkan pula.

Berikut ini contoh gambar struktur rangka atap baja ringan yang di ekspose!
atap baja ringan ekspose
Anda juga bisa menambahkan ram kawat dan glaswool untuk mendapatkan udara yang sejuk dibawahnya. Glaswool menyerap panas sehingga ruangan di bawah bisa menjadi lebih dingin. Glaswool juga bisa menjadi peredam suara sehingga suara bising karena hujan yang jatuh di atap atau suara lainnya dari luar. Ram kawat selain untuk menahan glaswool juga bisa berfungsi sebagai pengaman.  Adanya ram kawat membuat hewan-hewan pengerat kesulitan untuk masuk ke rumah melalui atap.

Cara menghitung berat material bangunan

Data beban bahan bangunan sangat diperlukan saat perencanaan perhitungan struktur sehingga dapat diperkirakan secara tepat ukuran dan jenis bangunan yang dapat berdiri dengan kuat, data ini juga dipakai dalam transaksi jual beli material untuk keperluan penentuan harga bahan bangunan. disini kita akan mencoba mengungkap cara menghitung berat material bangunan dengan harapan dapat mempermudah bagi yang sedang membutuhkan informasi tentang ini. kesalahan dalam menghitung total berat bangunan dapat berakibat fatal berupa keruntuhan bangunan karena perencanaan struktur bisa jadi tidak mampu menahan beban total yang sesungguhnya. dalam perhitungan mekanika teknik beban ini sering disimbolkan dengan P untuk beban terpusat dan Q untuk beban merata, penjelasan detail mengenai beban p dan q dapat dilihat disini, sekarang akan kita bahas perhitungan total berat bahan bangunan :-)

Cara menghitung total berat material bangunan
Tahap percobaan di laboratorium bahan bangunan.
  1. Mengambil sample contoh material untuk digunakan sebagai percobaan.
  2. Mengukur volume contoh material dan menimbangnya sehingga ditemukan data berat dan volume.
  3. Penyederhanaan berat kedalam ukuran satuan volume standar yang akan digunakan dalam perhitungan berat total bahan bangunan, misalnya dalam satuan m3 atau liter.
  4. Kita dapatkan data berat persatuan volume.
Tahap perencanaan bangunan.
  1. Mencari data berat bahan per satuan volume yang didapat dari percobaan laboratorium,standar pembebanan atau brosur dari produsen yang menjual bahan bangunan.
  2. Mencari data pekerjaan yang akan dihitung, bisa berupa gambar bangunan yang lengkap dengan bentuk dan ukuran sehingga dapat dijadikan pedoman dalam menghitung volume.
  3. Menghitung total volume pekerjaan.
  4. Mengalikan berat satuan material dengan total volume pekerjaan sehingga didapatkan berat total bahan bangunan.
Jadi berdasarkan uraian diatas maka dapat kita buat rumus sebagai berikut:
BTM = V x BSM
Berat total material = total volume pekerjaan x berat material per satuan.
Contoh:
prabu calax : cara menghitung berat suatu benda kita harus tahu volume dan BJ nya (berat jenis).
saya beri contoh: besi diameter 10mm, panjang 1200mm(12 meter)
kita hitung dulu volumenya dengan rumus volume lingkaran =  22/7 x jari-jari x jari-jari x panjang
jari-jari adalah setengahnya diameter. * 22/7 x 5 x 5 x 1200 mm = 9428.5714 mm kubik (94.2857 cm kubik)
adapun berat jenis besi adalah 7.2 —> jadi berat besi tersebut : 94.2857 x 7.2 = 67885.7140.
67885,7140 dibagi 10000 untuk satuan KG Jadi bertnya 6.7885 KG. semoga bisa membantu.

Demikian uraian tentang perhitungan beban material ini, meskipun sederhana semoga bisa sedikit mencerahkan. selalu ada cara yang lebih bagus sebagai hasil kreatifitas dan inovasi terbaru, oleh karena itu bagi yang punya cara menghitung beban bangunan lebih cepat, praktis dan bagus dapat berbagi disini

Cara Menghitung Biaya Atap Baja Ringan


Satu lagi sebuah tutorial rahasia dipersambahkan kepada masyarakat ilmusipil.com diseluruh indonesia maupun dunia dengan tema cara menghitung biaya atap baja ringan, ya.. kita bahas judul ini karena dengan banyaknya pekerjaan atap yang lebih memilih baja ringan maka tak jarang  pemilik rumah kebingungan dalam memperkirakan berapa total biaya yang dibutuhkan sehingga dapat menyiapkan dana dalam jumlah yang tepat, sementara bertanya langsung kepada kontraktor baja ringan bisa jadi merupakan suatu pantangan karena mungkin ada ketakutan apabila harga borongan justru dinaikan karena kita dianggap tidak mengerti sehingga mudah untuk dibohongi,

Cara menghitung biaya atap baja ringan
Secara umum urutan dalam menghitung biaya pekerjaan atap bisa dihitung dengan urutan sebagai berikut:
  1. Membuat data atap yang mau dibangun, bisa dalam bentuk gambar sketsa sehingga bisa diketahui bentuk dan ukuran bidang atap yang mau dihitung.
  2. Menghitung luas atap dalam satuan m2 bangunan, rumusnya memakai perhitungan matematika sederhana seperti luas persegi panjang, luas segitiga, luas trapesium dan bidang lain sesuai bentuk atap.
  3. Mencari harga per m2 pekerjaan rangka atap baja ringan, dan harga per m2 pekerjaan finishing atap diatasnya seperti genteng, asbes gelombang dan sejenisnya.
  4. Mengalikan luas atap dengan harga per m2 baja ringan sehingga ketemu biaya total yang dibutuhkan.
  5. Menambahkanya dengan angka kemanan atau biaya lain-lain untuk mengantisipasi biaya tak terduga saat pelaksanaan.
Penjelasan lengkap mengenai perhitungan atap bisa dilihat pada artikel yang secara khusus membahasnya disini. Jadi berdasarkan uraian diatas maka dapat kita buat sebuah rumus sederhana dalam menghitung biaya pekerjaan atap baja ringan.
Biaya ABR = (LA x HBR) + (LA x HPA)
Biaya atap baja ringan  = (luas atap dengan satuan m2  x harga baja ringan per m2) + (luas atap dalam satutan m2 x harga penutup atap per m2).

Contoh perhitungan biaya atap baja ringan
suwarno : Ass wr.wb Pak saya mau tanya kalau ukuran 3,8 m X 12 m kira2 habis berapa biayanya, karena yang lama memakai kayu akan saya ganti dengan Atap baja ringan terima kasih Wass wr.wb.
Jawab : Untuk menghitung luas atap rumah tersebut kita harus tahu terlebih dahulu bagaimana bentuk model atapnya, dan karena  dalam pertanyaan tersebut tidak ada penjelasan maka kita coba buat gambar atap sederhana terlebih dahulu.
cara menghitung luas atap
cara menghitung luas atap
Luas atap = 2 x 12 m x 3 m = 72 m2
dan data-data untuk menghitung kita dapatkan sebagai berikut.
  1. Harga rangka atap baja ringan per m2 = Rp.
  2. Harga finishing atap genteng per m2 = Rp.
  3. Luas atap dari perhitungan diatas adalah 72 m2
Biaya ABR = (LA x HBR) + (LA x HPA)
Biaya atap baja ringan = (72 m2 x Rp.150.000,00 ) + ( 72 m2 x Rp.50.000,00 )
Jadi total biaya pekerjaan atap baja ringan adalah Rp.10.800.000,00 + Rp.3.600.000,00 = Rp.14.400.000,00.

Begitulah tutorial sederhana cara menghitung biaya atap baja ringan yang dapat digunakan dalam mempersiapkan biaya bangun rumah, Bagi kontraktor menggunakan perhitungan secara detail dan teliti dengan sistem analisa harga satuan pekerjaan atap baja ringan sehingga dapat diperkirakan secara tepat dan dapat diketahui jumlah batang baja yang dibutuhkan. bagi yang hendak koreksi atau menambahkan bisa dimasukan dibawah

Mengerjakan Proyek Bangunan Saat Musim Hujan

Mengerjakan proyek bangunan saat musim hujan bisa jadi merupakan suatu tantangan tersendiri karena harus pintar-pintar mengatur waktu atau menggunakan metode kerja terbaik agar`pekerjaan pembangunan tetap dapat berjalan lancar meskipun hujan deras sedang mengguyur. masing-masing kontraktor tentu punya pengalaman dan strategi khusus ketika harus berhadapan dengan situasi ini, pengalaman adalah guru paling berharga oleh karena itu akan sangat bermanfaat jika ada yang bersedia berbagi ilmu disini, sebagai permulaankita coba uraikan beberapa tips pelaksanaan proyek bangunan saat musim hujan, strategi lain tentu masih banyak, jadi diucapkan banyak terimakasih jika ada yang bersedia menambahkan tips ini :-)

Tips mengerjakan proyek bangunan saat musim hujan
  1. Membuat jadwal perkiraan hujan, bisa dengan memperkirakan berdasarkan pengalaman atau meminta data dari BMKG badan meteorologi klimatologi dan geofisika untuk mengetahui perkiraan cuaca, dari data tersebut maka bisa diperkirakan kapan saat yang tepat untuk melaksanakan item pekerjaan yang berpotensi terhambat jika hujan turun.
  2. Mencatat secara benar laporan cuaca setiap jam selama masa pelaksanaan proyek bangunan berlangsung sesuai waktu yang disepakati dalam kontrak, data tersebut bisa digunakan sebagai alasan resmi untuk mendapat perpanjangan waktu bagi kontraktor tanpa harus mendapat sanksi akibat keterlambatan proyek.
  3. Menggunakan bahan campuran untuk mempercepat proses pengerasan adukan beton, hal ini akan sangat berguna jika sedang mengerjakan proyek infrastrujtur seperti pembuatan jalan cor beton, atau pada proyek gedung ketika sedang melakukan pekerjaan cor struktur kolom balok atau plat lantai.
  4. Memaksimalkan waktu pelaksanaan proyek, terutama pada jam yang seringkali tidak turun hujan misalnya melakukan lembur dimalam hari ketika hujan sering turun disiang hari.
  5. Memasang tenda untuk melindungi proses pelaksanaan pekerjaan atau bahan bangunan agar tetap dalam kondisi baik ketika hujan mengguyur.
  6. Memasang instalasi penangkal petir, terutama pada proyek yang berada ditanah lapang seperti pembangunan pelabuhan, atau pada proyek gedung yang menggunakan alat angkat tower crane dalam kondisi terpasang tinggi menjulang.
  7. Menggunakan alat keselamatan diri agar terhindar dari bermacam bahaya ketika hujan turun, misalnya terpeleset pada area licin, memakai jas hujan agar kondisi badan tetap sehat untuk bisa berkarya dengan maksimal.
  8. Untuk mendukung program green contractor yaitu ramah lingkungan, maka akan sangat bagus jika melakukan penampungan sebanyak mungkin air hujan yang turun sehingga dapat dimanfaatkan untuk aktifitas pembangunan.
Bermacam solusi lain bisa digunakan untuk mendukung kelancaran saat mengerjakan proyek bangunan pada musim hujan, selamat berkreatifitas untuk dapat berkarya dengan sebaik mungkin meskipun hujan deras sedang mengguyur

Pemancangan Dengan Alat Jack In Pile

Pesatnya perkembangan proyek konstruksi di Indonesia berbanding lurus dengan alat-alat yang diciptakan dan dikembangkan untuk membantu dan mempermudah aktivitas dalam pengerjaan proyek konstruksi tersebut. Alat tidak lagi sepenuhnya menggunakan tenaga manusia tetapi manusia hanya menjadi bagian untuk proses pengoperasian alat tersebut. Di kota-kota besar di Indonesia, bangunan tinggi adalah salah satu jenis konstruksi yang selalu menjadi kebutuhan tiap tahun. Terbatasnya lahan di kota-kota besar menjadi alasan utama dalam pembangunan konstruksi bangunan tinggi. Sehingga dibutuhkan teknologi khusus agar dapat memudahkan pelaksaan pembangunan tersebut.

Berbicara tentang bangunan tinggi tidak lepas dari salah satu alat yang dipakai dalam proyek ini, yaitu alat pancang untuk pengerjaan pondasi. Konstruksi pondasi dalam (deep foundation) mempunyai struktur yang sangat kompleks dibandingkan dengan konstruksi pondasi dangkal (shallow foundation). Metode konstruksinya tergolong rumit, terlebih jika bangunan yang akan dibangun sangat tinggi. Oleh karena itu dalam pengerjaan proyek bangunan tinggi, penggunaan jack-in pile dirasa sangat tepat. Salah satu kelebihan dari jack-in pile ini adalah gangguan terhadap lingkungan seperti getaran dan kebisingan dapat diminimalkan. Cocok sekali untuk proyek yang berada di tengah-tengah kawasan pemukiman penduduk.

Jack in pile adalah suatu sistem pemancangan pondasi tiang yang pelaksanaannya ditekan masuk ke dalam tanah dengan menggunakan dongkrak hidraulis yang diberi beban counterweight sehingga tidak menimbulkan getaran dan gaya  tekan dongkrak lansung dan dapat dibaca melalui manometer sehingga gaya tekan tiang dapat diketahui tiap menacpai kedalaman tertentu. Sebelum dilakukan pemancangan dengan jack-in terlebih dahulu dilakukan tes sondir dan boring. Dari hasil tes sondir tersebut, rata-rata kedalaman tanah kerasnya akan diketahui yang kemudian dibandingkan dengan perencanaan panjang dan kedalaman tiang. Selain memiliki keunggulan yang disebutkan diatas, alat ini juga mampu memancang pondasi dengan berbagai ukuran mulai dari 200×200 mm sampai dengan 500×500 mm atau juga dapat untuk spun pile dengan diameter 300 sampai dengan 600 mm. Mobilisasi alat ini cukup mudah dan pada jack in pile tidak mungkin terjadi keretakan pada kepala tiang seperti pada sistem pemancangan dan juga tidak mudah terjadi necking seperi pada sistem bore-pile.

Dalam artikel ini kita akan membahas salah satu jenis Jack in Pile yaitu Jack in Pile type Hydraulic Static Pile Driver merk Sunwad ZYJ320. Dengan beban ultimate yang mencapai 320 ton. Alat penekan tiang pancang yang terletak pada bagian tengah mesin dikelilingi beban counterweight bergerak menggunakan rel yang dapat berpindah-pindah dengan bantuan mesin hirolis pada bagian bawah mesin. Jack-in Pile ini memiliki 4 guah kaki, yang mana terdiri dari 2 kaki pada bagian luar (rel besi berisi air) dan 2 kaki pada bagian dalam yang semuanya digerakkan secara hidrolis. Kaki-kai ini disebut sebagai support sleeper yang digunakan untuk bergerak menuju titik-titik yang sudah ditentukan sebelumnya dan diberi tanda. Jack-in Pile type Hidaulic Static Pile Driver memiliki kemampuan mobilisasi dan mampu untuk memancang tiang pancang berdiameter besar.

Alat lain yang digunakan untuk mendukung kinerja alat ini adalah mobile crane yang berfungsi untuk mengangkat tiang pancang ke dekat alat pancang. Mobile crane sering digunakan dalam proyek-proyek berskala menengah namun proyek tersebut membutuhkan alat untuk mengangkut bahan-bahan konstruksi dengan area yang cukup luas karena mobile crane mampu bergerak bebas mengelilingi area proyek.